A. Pengertian
Resensi
Resensi
adalah suatu tulisan atau ulasan mengenai nilai sebuah hasil karya, baik itu
buku, novel, majalah, komik, film, kaset, CD, VCD, maupun DVD. Tujuan resensi
adalah menyampaikan kepada para pembaca apakah sebuah buku atau hasil karya itu
patut mendapat sambutan dari masyarakat atau tidak. Resensi buku adalah ulasan
sebuah buku yang di dalamnya terdapat data-data buku, synopsis buku, bahasan
buku, atau kritikan terhadap buku.
Resensi
berasal dari bahasa latin, yaitu dari kata kerja revidere atau recensere,
artinya melihat kembali, menimbang atau menilai. Arti yang sama untuk istilah
itu dalam Bahasa Belanda dikenal dengan recensie, sedangkan dalam Bahasa
Inggris dikenal dengan review.
B. Resensi
cerita novel Kamar Cewek
Kamar
cewek adalah tentang Safina ( yang sok single dan sangat ingin menikah, Lona (
yang sering berganti-ganti pasangan), Tiara (yang masih sangat berharap kepada
mantan pacar yang akan segera menikah), dan Ratu (yang bermasalah dengan calon
mertua).
Mereka
berempat menjalin persahabatan saat memasuki perguruan tinggi di Bandung.
Sekarang mereka semua tinggal dan bekerja di Jakarta. Persahabatan itu masih
terus terjalin dan terjaga hingga sekarang. Setiap hari Minggu, mereka masih
berkumpul. Apalagi yang bukan khas cewek, obrolanj tentang laki-laki dengan
segala sudutnya. Hobi berbelanja dan ngopi.
Cerita
ini hanya fiksi. Cerita ini tidak hanya untuk para perempuan. Cerita yang ada
layaknya seperti sebuah kamar. Kamar cewek.
resensi
1.
Identitas novel
kamar cewek
Judul : Kamar cewek
Penulis
: Ninit Yunita dan Oktarina Prasetyowati
Penerbit
: GagasMedia
Kota Tempat Terbit
: Jl. Sultan
Iskandar Muda No. 100 A-B Lt.2
Kebayoran Lama, Jakarta Selatan
12420
Tahun Terbit :
Cetakan pertama, 2006
Tebal halaman
: 244 halaman termasuk juga tentang penulis
Harga
: Rp.35.000,-
2. Unsur
Intrinsik
·
Tema :
tentang persahabatan empat orang cewek yang memiliki ceritanya masing-masing.
·
Tokoh dan
perwatakan :
Lona : seorang cewek yang suka
berganti-ganti pasangan dan addict banget dengan kopi.
Tiara : seorang cewe yang sangat
pelupa, polos dan masih sangat mengaharapkan mantan pacarnya.
Safina : seorang cewek yang baik,
single, dan sangat ingin menikah.
Ratu : seorang cewek yang jutek,
sangat mencintai kekasihnya dan selalu bermasalah dengan calon mertua.
·
Alur
Didalam
novel ini memakai alur maju.
- Sudut Pandang
Memakai
kata ganti orang pertama tunggal atau memakai akuan sertaan, karena dalam novel
tersebut penulis menggunakan kata aku.
- Gaya Bahasa
Di dalam novel ini menggunakan
bahasa sehari-hari, dan juga bahasanya tidak begitu formal.
·
Latar (setting)
Waktu
: pagi, siang, sore, malam hari.
Suasana
: menyenangkan, menyedihkan,dan
menegangkan.
Tempat
: kedai kopi Teko, kantor, Cooffe Bean Plaza Senayan, Blok-M Plaza, Kawasan
Pondok Indah, Pasar Baru, Starbucks Plaza Semanggi, Café Batavia.
- Keunggulan Novel
Dari
segi korelasi:
Dalam
novel ini mengisahkan tentang empat orang cewek yang berahabat dari perguruan
tinggi. Hubungan antara satu orang dengan yang lainnya juga cukup menarik.
Dari
segi isi:
Kita
dapat mengetahui arti persahabatan, ditambah lagi dengan masalah-masalah yang
timbul didalam novel ini adalah masalah-masalah yang kebanyakan orang alami,
sehingga akan membuat orang penasaran dan ingin membacanya.
- . Kekurangan novel
Tidak
menggunakan bahasa yang formal.
5. Unsur
ekstrinsik
- Synopsis
Sebuah
kisah tentang 4 orang perempuan dengan karakter dan permasalahan yang
berbeda-beda. Safina si feminism yang ingin buru-buru menikah karena tuntutan
keluarga. Ratu si tomboy nan galak yang dibenci calon mertua. Tiara si polos
konvensional yang masih cinta mati pada mantan pacarnya yang akan menikah. Dan
lona si sexy yang playgirl. Dalam perbedaan itu mereka bersahabat, berbagi
cerita, berbagi suka, berbagi duka, berbagi tawa, bermusuhan. Semuanya ada
disini, Kamar Cewek.
- Biografi penulis
Ninit
Yunta, lahir di Bndung, 19 Juni 1978. Menikah dengan Adhitya Mulya di tahun
2004. Pernah tinggal di Cote d’lvoire-Afrika, pernah dievaluasi karena tinggal
dinegara yang masih berperang, dan mulai 2006 tinggal di Jakarta. Saat masih
berada di Afrika menulis novel “kok putusin gue?” (2004) dan “Test Pack”
(2005). Tahun 2006 menulis sebuah novel adaptasi dari scenario film “heart” dan
juga “mendadak dangdut”.
Oktarina
Prasetyowati, lahir di Palembang, 22 Oktober 1977. Tinggal dan bekerja di
Bandung. Selalu bermimpi untuk menjadi full time writer atau backpack traveler.
Okke adalah penggemar sepatu, golden retrieve, warna merah, anak-anak,
travelling dan tattoo.
Sumber
:
Novel
‘Kamar Cewek’

