BAB I
PENDAHULUAN
Zammacom adalah (Warnet) yang
berlokasi di Bontang Nama Zammacom
diambil berdasarkan kepada pendirinya
yang terdiri dari 2 orang, yang
memiliki misi dan visi sama bergabung menyatukan misi untuk membangun
sebuah warung internet (Warnet). Semakin banyaknya tugas-tugas para pelajar dan
mahasiswa sehingga para pelajar dan mahasiswa yang tidak memiliki kendaraan
lebih memilih mencari datalewat internet dan sebagian pelajar atau mahasiswa
yang lain yang tidak mau membuka buku yang lebih efektif dalarn pembahasan
materi. Warung internet merupakan tempat yang paling sering di datangi
mahasiswa selain mudahnya dalarn pengambilan data, juga tersedia layanan
mencari teman. Sehingga selain dapat berkenalan dengan orang yang di luar
daerah juga dapat mengakses bahan-bahan tugas yang di butuhkan. Peluang bisnis
internet sangat menggiurkan banyak tawaran-tawaran bisnis yang memudahkan
pencarian uang hanya dengan rnengertiprosedurnya. Warung internet juga
menyediakan fasilitas yang dibutuhkan mahasiswa pelajar dan masyarakat umum.
Perlu diketahui bahwa bisnis ini akan ajarkan kepada kita
berbagai cara untuk berbisnis dari internet dan mendapat uang dengan mudah dan
melimpah melalui jalan-jalan yang halal, legal, elegan dan terhormat!, hingga
iming-iming melupakan sulitnya mencari lowongan kerja, kesulitan pada pekerjaan
yang digeluti saat ini, dengan menjalankan cara-cara yang diajarkan, dan
bersiaplah untuk menerima aliran uang ke rekening dengan segera.
BAB II
TEORI
Semua media memiliki permasalahan,
warnet sendiri yang menggunakan media internet tidak terlepas dari berbagai
masalah. Pornograti. Banyak negara mernandang internet adalah salah satu
mediadimana pornografi dapat diakses oleh semua tingkatan pengguna.
RepublikRakyat China (RRC) contohnya telah mengontrol hal ini dengan ketat
dandianggap efektif. Hal ini dikarenakan medianya yang visual dan kemudahan
untuk mengunduh berkas seperti: AV, beep dan film yang mengandung photografi
dalam bentuk AVI (terbesar) hingga 3gp untuk kapasitas telepon genggam.
Pengunduhan program-program
komputer ilegal atau program-program komputer yang sudah di kodenya sudah
dipecahkan ulang, atau dikenal juga sebagai Cracker APP/WAREZ.
Penyusupan, penyadapan dan
pencurian data-data pribadi atau source codeyang dilakukan diluar kewenangan
resmi dilakukan oleh orang-orang yang memiliki keahlian dalam bidang komputer
jaringan yang dikenal sebagai hacker,ataupun yang dilakukan oleh orang yang
memiliki keahlian biasa namun memiliki software luar biasa yang dapat digunakan
untuk melakukan hal-hal negatif itu atau dikenal juga sebagai lamer. Penyebaran
virus dan worm. Virus/worm ini menyebar melalui situs, documen yang di unduh
dari surat-e, flashdisk, dan lain sebagainya.
Perjudian dalam jaringan. Sama
halnya seperti di dunia nyata di dunia maya pun tersedia berbagai macam bentuk
taruhan atau perjudian layaknya dikasino yang dilakukan secara online dan
realtime.
HAKI dalam pcnggunaan perangkat
lunak oleh warnet tersebut. Namun beberapa warnet juga sudah menggunakan
perangkat lunak sah baik dengan membeli izin proprietary seperti Windows XP
atau Windows Vista maupun menggunakan perangkat lunak bersumber bebas (Open
Source) seperti Linux.Software Linux yang populer diwarnet seperti Ubuntu,
Kubuntu, Edubuntu,IGOS, Sirnply Mepis, Suse dll.
Kejahatan melalui jaringan seperti
penipuan, spam, penyedia layanan game online seperti Real-Money trans, botting,
malware, spyware, chat hingga manipulasi karakter seperti penipuan.
BAB III
PERMASALAHAN
Terkadang terasa
sulit mengetahui sebenarnya apa bisnis inti dari perusahaan yang kita miliki.
Untuk kesulitan tersebut, ada sebuah tip sederhana walau dalam pemakaianya
tidak selalu tepat namun cukup akurat. Tip yang dimaksudkan ialah dengan
mengenang masa silam langkah awal perusahaan,awal itulah bisnis inti
perusahaan. dan tulisan singkat ini hendak menampilkan bagaimana bisnis inti
sebuah perusahaan dikembangkan. Langkah
awal sebuah perusahaan merupakan bisnis intinya. Mayoritas perusahaan dimulai
dengan melayani satu pasar baik menggunakan produk tunggal maupun lini produk.
Penggunaan produk tunggal dalam keberadaannya memberikan benefit spesifik bagi
perusahaan tetapi sungguh benar-benar berisikokarena terlalu focus melayani
satu kebutuhan konsumen. Ini tidak berarti mengawali dengan lini produk dianjurkan
melainkan kembali diserahkan kepada batasan kemampuan maupun sumber daya
individu perusahaan. Sejalan dengan keberhasilan pada langkah awal atau bisnis
inti, manajemen pun mengambil keputusan memasuki produk dan pasar yang lain
sebagai wujud kehendak mengurangi ketergantungan kepada bisnis inti. Tentunya
hal demikian, menuntut sumber daya
menunjang pengembangan pada tiga alternative yang
dapat dilakukan. Alternatif pertama, mengembangkan bisnis inti dengan cara
produkbaru. Jelasnya dilakukan dengan memperbanyak produk yang ditawarkan
kepada pasar, sasaran perusahaan dengan peluang memanfaatkan saluran distribusi, dukungan promosi dan riset yang baik.
Alternatif kedua ialah memasuki pasar yang baru.
Tindakannya, mencari kelompok
konsumen lain yang menggunakan produk sama atau hampir sama dimana dalam
pelaksanannya perusahaan mempunyai sumber daya yang cukup dan dituntut juga
menrgembangkan strategi pemasaran terhadapnya. Alternatif ketiga, adalah
diversifikasi yang berarti masukpasar dan produk baru. Diversifikasi banyak
digunjingkan orang paling berisikodan dilakukan dengan cara internal
development maupun akuisisi. Meskipunbegitu, diversifikasi tidak diingkari
menarik dilakukan andai pasar bisnis intitumbuh lambat, tersedia sumber daya,
dan pilihan produk telah dibuat.Keberhasilan diversifikasi sangat bergantung
kepada daya tarik pasar, biaya masuk menguntungkan, dan terdapat peluang
meningkatkan keungggulan bersaing. Dengan demikian bisnis dikembangkan dengan
cara produk baru, pasar baru atau pasar dan produk baru. Ada beberapa aplikasi
warnet yang bertujuan mencatat siapa yang masuk dan berapa lama dia memakai
komputer.
Manual adalah cara aplikasi yang
paling sederhana dan tradisional dimana penjaga atau operator warnet mencatat
penggunaan internet menggunakan kertas. Salah satu kekurangannya adalah penjaga
warnet yang memutuskan apakah konsumen harus membayar lebih atau tidak. Karena
beberapa masalah seperti konsumen gagal memakai komputer tapi tagihan bayaran
tetap jalan. Di beberapa negara yang banyak mengandalkan sensor seperti RRC dan di Singapura warnet-warnet
dikontrol. Tetapi di negara-negara lain malahan diberi bilik-bilik pribadi
supaya bisa mengakses pornograli tanpa dibatasi. Di LosAngeles, Amerika
Scrikat, warnet juga diawasi karena menarik geng-geng jalanan.Teknologi Warung
Internet harus di akui merupakan teknologi andalan dalam memberikan alternatif
akses Internet yang murah bagi banyak orang. Secara umum ada dua hal utama
yang perlu diperhatikan dalarn mernbangun Warung Internet, yaitu;
1.Sisi bisnis/managemen warnet
2. Sisi teknologi warnet
Dari sisi bisnis/manajemen warnet,
isu yang ada biasanya berkisar masalah Marketing, Promosi, Usaha Memperoleh
Pelanggan, Jangan pernah berkonsentrasi pada teknis karena pada akhirnya sense
bisnis menjadi factor penentu keberhasilan pendapatan anda.
Isu utama yang biasanya menjadi
kunci adalah bisnis plan sebuah warnet.sebagian besar orang sangat gaming
karena tidak mempunyai patokan yang pasti tentang bisnis plan warnet.
Sebetulnya saya sudah pernah membuatkan bisnis plan warnet dalam bentuk file
Excel yang dapat di ubah-ubah angka-nya disesuaikun dengan kondisi di
lapangan.
Bab IV
A.Kesimpulan
Konsep Dasar sebuah warung internet
(WARNET) adalah sebuah tempatyang menyediakan akses infrastruktur internet
dengan mode berbagi koneksi(shared) dan perangkat akses (PC) schingga pengguna
bisa mengakses internetdengan biaya kompetitif yang lebih murah, mudah dan
menyenangkan. Konsepdasar inilah yang bisa dikembangkan sesuai dengan kondisi
masing-masing tempat.
Penulis disini sengaja menggunakan
spesifikasi tinggi untuk saat tulisan ini dibuat namun hal itu bukanlah hal
baku atau syarat mutlak yang harus dilakukan, pembaca dapat menurunkan sendiri
spesifikasi perangkat hingga kebatas terendah namun tetap mengedepankan
kompatibelitas dan kualitas dengan harga yang sesuai, agar dapat menyesuaikan
modal yang dimiliki untuk memulaisebuah usaha dibidang warnet.
Keberhasilan sebuah usaha tidak
ditentukan oleh satu faktor saja, namun merupakan gabungan beberapa faktor.
Faktor-aktor yang menentukan tersebut terdiri dari faktor teknis/skil,
pelayanan, manajemen dan sosial budaya. Jangan mengecilkan ataupun terlalu
menonjolkan salah satu faktor dan tidak memperhitungkan faktor Iainnya. Kadang
terjadi sebuah WARNET didukungoleh fakktor teknis/skil yang mempuni namun
faktor pelayanan yang kurang dan manajemen yang tidak teratur akhirnya malah
dijauhi oleh pelanggan.
SUMBER : http://www.yahoo.com


