Senin, 13 Oktober 2014

ETIKA PROFESI AKUNTAN PUBLIK (SOFTSKILL)

·         Pengertian etika menurut saya adalah nilai mengenai benar dan salah yang dianut suatu golongan atau masyarakat.

·        Contoh etika dalam kehidupan keluarga antara lain:
1.      Pada saat makan dilarang mengecap atau berbicara.
2.      Jika ingin bepergian maka harus selalu mengucapkan salam kepada orangtua.
3.      Jika berbicara dengan yang lebih tua baik orangtua maupun saudara dan orang lain harus sopan.
4.      Tidak pulang sampai larut malam.
5.      Selalu meminta izin kepada orangtua jika akan bepergian.
6.      Tidak membuang angin pada saat makan.

·         Pengertian etika profesi akuntansi adalah suatu ilmu yang membahas perilaku perbuatan baik dan buruk manusia sejauh yang dapat dipahami oleh pikiran manusia terhadap pekerjaan yang membutuhkan pelatihan dan penguasaan terhadap suatu pengetahuan khusus sebagai Akuntan.
·        Prinsip-prinsip akuntan public beserta contohnya:
1. Tanggung jawab profesi :
Bahwa akuntan di dalam melaksanakan tanggungjawabnya sebagai profesional harus senantiasa menggunakan pertimbangan moral dan profesional dalam semua kegiatan yang dilakukannya. Contohnya: semua anggota harus selalu bertanggungjawab untuk bekerja sama dengan sesama anggota untuk mengembangkan profesi akuntansi.
2. Kepentingan publik :
Akuntan sebagai anggota IAI berkewajiban untuk senantiasa bertindak dalam kerangka pelayanan kepada publik, menghormati kepentingan publik, dan menunjukkan komitmen atas profesionalisme.
Contohnya: anggota harus menunjukkan dedikasi untuk mencapai profesionalisme yang tinggi.
3. Integritas :
Akuntan sebagai seorang profesional, dalam memelihara dan meningkatkan kepercayaan publik, harus memenuhi tanggung jawab profesionalnya tersebut dengan menjaga integritasnya setinggi mungkin.
Contohnya: Kejujuran dalam penawaran barang dan jasa dengan mutu dan harga sebanding.
4. Obyektifitas :
Dalam pemenuhan kewajiban profesionalnya, setiap akuntan sebagai anggota IAI harus menjaga obyektifitasnya dan bebas dari benturan kepentingan.
Contohnya:  Anggota menyiapkan laporan keuangan sebagai seorang bawahan, melakukan jasa audit internal dan bekerja dalam kapasitas keuangan dan manajemennya di industri, pendidikan, dan pemerintah.
5. Kerahasiaan :
Akuntan harus menghormati kerahasiaan informasi yang diperoleh selama melakukan jasa profesional dan tidak boleh memakai atau mengungkapkan informasi tersebut tanpa persetujuan, kecuali bila ada hak atau kewajiban profesional atau hukum untuk mengungkapkannya.
Contohnya: menjaga kerahasiaan informasi yang diperoleh dari hasil hubungan professional dan bisnis, kecuali terdapat izin atau tugas untuk mengungkapkan informasi tersebut. Informasi tersebut tidak boleh digunakan oleh akuntan publik untuk keuntungan pribadinya.
6. Standar teknis :
Akuntan dalam menjalankan tugas profesionalnya harus dapat mematuhi standar teknis dan standar profesional. Sesuai dengan keahliannya dan harus berhati-hati, karena akuntan mempunyai kewajiban untuk melaksanakan tugas yang membutuhkan jasanya selama penugasan tersebut sejalan dengan prinsip integritas dan obyektifitas.
Contohnya: anggota mempunyai kewajiban untuk melaksanakan penugasan dari penerima jasa selama penugasan tersebut sejalan dengan prinsip integritas dan obyektivitas.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar